TRIBUNNEWS.COM – Seperti sudah banyak
diduga, Manny Pacquiao dan Juan Manuel Marquez bakal kembali diadu untuk
kelima-kalinya. Namun, menurut promotor Bob Arum, duel akbar tersebut
tak akan digelar 20 April 2013, seperti yang disebut-sebut sebelumnya.
Alih-alih akan berlangsung lebih lama lagi, mungkin pertengahan tahun
ini.
Pada laga yang berlangsung di MGM Arena, Minggu (9/11/2012) pagi, Pacman, panggilan Pacquiao kalah Knockout (KO) pada ronde keenam. Kekalahan itu juga membuat dirinya gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan dari Marquez. Tiga laga sebelumnya, Pacman menang dua kali, sedangkan satu lagi berakhir draw.
Ini merupakan kedua kalinya secara berturut-turut Pacman menderita kekalahan. Sebelumnya, pada Juni lalu, petinju berusia 33 tahun itu dipaksa melepas sabuk juara WBO Welterweight, usai dikalahkan petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley. Hal tersebut membuat beberapa pihak beranggapan kalau ketangguhan Pacman telah berkurang.
Hal tersebut membuat istri dan ibunda Pacman memintanya untuk menggantung sarung tinju. Ketika ditanya apakah ia ingin suaminya pensiun, Istri Pacman, Maria Geraldine "Jinkee" Jamora secara tersirat mengiyakan. "Anda tahu jawabannya. Dia (Pacquiao) juga tahu apa yang saya inginkan," ujar Jinkee, seperti dilansir Boxingscene, Selasa (11/12/2012).
Ibunda Pacman, Dionesia, yang tak pernah menyaksikan pertandingan anaknya secara langsung, juga mengatakan hal sama. Bahkan, ia mengaku sudah sejak lama meminta Pacman menggantung sarung tinjunya.
"Sekarang sudah saatnya pensiun karena dia mulai bertinju pada usia muda. Saya selalu berdoa. Saya meminta Tuhan untuk memberitahunya agar berhenti," ujar Dionesia, yang merasa syok, bahkan hampir pingsan, melihat anaknya jatuh terkapar.
Toh, kendati mendapat permintaan dari dua wanita yang disayanginya, Pacman tampaknya belum akan menggantung sarung tinju dalam waktu dekat. "Saya tak ingin menyakiti keluarga saya dan juga orang-orang yang mendukung mereka. Saya baik-baik saja. Ini adalah bagian dari pertandingan. Kadang menang dan kadang kalah," ujar Pacman, yang telah menelan lima kekalahan sejak memulai karier profesionalnya ini. (Tribunnews/den)